Sabtu, 08 Desember 2012

NOAH – Separuh Aku



 
 gambar diambil dari google 
 
[intro] Bm C#m-D D Em G 2x

              
Bm 
Dan terjadi lagi
      
Em           G          A
kisah lama yang terulang kembali
Bm            D
Kau terluka lagi
     
Em           G           A
dari cinta rumit yang kau jalani

       
Em      A   Bm
Aku ingin kau merasa
A         D       A/C#       Bm
kamu mengerti aku mengerti kamu
      
Em      A   D
Aku ingin kau sadari
   
G    C          F#
cintamu bukanlah dia

[chorus] 

       
B     D#m G#m
Dengar laraku,
  
F#    B        D#m         E
suara hati ini memanggil namamu
D#m      C#m    F#     
Karena separuh aku dirimu

[int] 
Bm C#m-D D Em G

             
Bm
Ku ada di sini
    
Em            G           A
pahamilah kau tak pernah sendiri
Bm             D
Karena aku selalu
     
Em          G          A
di dekatmu saat engkau terjatuh

       
Em      A   Bm
Aku ingin kau merasa
A         D       A/C#       Bm
kamu mengerti aku mengerti kamu
      
Em      A   D
Aku ingin kau sadari
   
G    C          F#
cintamu bukanlah dia


[chorus] 

       
B     D#m G#m
Dengar laraku,
  
F#    B        D#m         E
suara hati ini memanggil namamu
D#m      C#m    F#     
Karena separuh aku dirimu

[int] 
E

[chorus] 

F#     B     D#m G#m
Dengar laraku,
  
F#    B        D#m         E
suara hati ini memanggil namamu
D#m      C#m    F#     
Karena separuh aku
            
B    D#m G#m
menyentuh laramu
F#      B             D#m       E
Semua lukamu telah menjadi milikku
D#m      C#m    F#     
Karena separuh aku dirimu

[outro] E



Cozy- Hitam Putih


gambar diambil dari google

Intro : G Am C D G

   G                     Am
Yang hitam, pacarku yang pertama
         C
Dia cantik dan kaya
     D            G
Sangat manja padaku

   G                     Am
Yang putih, pacarku yang kedua
     C
Juga cantik dan kaya
   C           G
Cinta mati padaku

Reff:
    C             D              G
Aku tak tahu yang mana musti kupilih
    C           D            G
Dua duanya sama cantik dan kaya
    C             D           Em            G
Daripada aku bingung, bingung pusing memikirkan
    C         D         G              
Aku pacari saja dua duanya

Intro : G Am C D G

    C             D              G
Aku tak tahu yang mana musti kupilih
    C           D            G
Dua duanya sama cantik dan kaya
    C             D           Em            G
Daripada aku bingung, bingung pusing memikirkan
    C         D         G              
Aku pacari saja dua duanya

 C           D          G
Aku pacari saja dua duanya
 C           D          G
Aku pacari saja dua duanya

Ainan Tasneem Redzuan

Ainan Tasneem Ridzuan

Nama penuh: Ainan Tasneem Redzuan
Nama manja: Ainan
Tarikh Lahir: 4 November (umur 20 tahun)
Pendidikan: Penuntut Kejuruteraan Bioproses,Universiti Malaysia Perlis
Kediaman: Bukit Jalil
Hobi: Menyanyi dan bermain gitar
Facebook: http://www.facebook.com/ainantasneemridzuan

Sumber : http://www.mohdrohaizad.com/2012/03/biodata-ainan-tasneem-profil-artis.html

Jumat, 07 Desember 2012

Sejarah KEDIRI


gambar diambil dari google
TANGGAL 25 MARET 804 M DITETAPKAN  MENJADI HARI JADI KEDIRI
Nama Kediri ada yang berpendapat berasal dari kata "KEDI" yang artinya "MANDUL" atau "Wanita yang tidak berdatang bulan".Menurut kamus Jawa Kuno Wojo Wasito, 'KEDI" berarti Orang Kebiri Bidan atau Dukun. Di dalam lakon Wayang, Sang Arjuno pernah menyamar Guru Tari di Negara Wirata, bernama "KEDI WRAKANTOLO".Bila kita hubungkan dengan nama tokoh Dewi Kilisuci yang bertapa di Gua Selomangleng, "KEDI" berarti Suci atau Wadad. Disamping itu kata Kediri berasal dari kata "DIRI" yang berarti Adeg, Angdhiri, menghadiri atau menjadi Raja (bahasa Jawa Jumenengan). Untuk itu dapat kita baca pada prasasti "WANUA" tahun 830 saka, yang diantaranya berbunyi : " Ing Saka 706 cetra nasa danami sakla pa ka sa wara, angdhiri rake panaraban", artinya : pada tahun saka 706 atau 734 Masehi, bertahta Raja Pake Panaraban.Nama Kediri banyak terdapat pada kesusatraan Kuno yang berbahasa Jawa Kuno seperti : Kitab Samaradana, Pararaton, Negara Kertagama dan Kitab Calon Arang.Demikian pula pada beberapa prasasti yang menyebutkan nama Kediri seperti : Prasasti Ceber, berangka tahun 1109 saka yang terletak di Desa Ceker, sekarang Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo.Dalam prasasti ini menyebutkan, karena penduduk Ceker berjasa kepada Raja, maka mereka memperoleh hadiah, "Tanah Perdikan".Dalam prasasti itu tertulis "Sri Maharaja Masuk Ri Siminaninaring Bhuwi Kadiri" artinya raja telah kembali kesimanya, atau harapannya di Bhumi Kadiri.Prasasti Kamulan di Desa Kamulan Kabupaten Trenggalek yang berangkat tahun 1116 saka, tepatnya menurut Damais tanggal 31 Agustus 1194.
Pada prasasti itu juga menyebutkan nama, Kediri, yang diserang oleh raja dari kerajaan sebelah timur."Aka ni satru wadwa kala sangke purnowo", sehingga raja meninggalkan istananya di Katangkatang ("tatkala nin kentar sangke kadetwan ring katang-katang deni nkir malr yatik kaprabon sri maharaja siniwi ring bhumi kadiri").Menurut bapak MM. Sukarto Kartoatmojo menyebutkan bahwa "hari jadi Kediri" muncul pertama kalinya bersumber dari tiga buah prasasti Harinjing A-B-C, namun pendapat beliau, nama Kadiri yang paling tepat dimuculkan pada ketiga prasasti. Alasannya Prasti Harinjing A tanggal 25 Maret 804 masehi, dinilai usianya lebih tua dari pada kedua prasasti B dan C, yakni tanggal 19 September 921 dan tanggal 7 Juni 1015 Masehi.
Dilihat dari ketiga tanggal tersebut menyebutkan nama Kediri ditetapkan tanggal 25 Maret 804 M. Tatkala Bagawantabhari memperoleh anugerah tanah perdikan dari Raja Rake Layang Dyah Tulodong yang tertulis di ketiga prasasti Harinjing.Nama Kediri semula kecil lalu berkembang menjadi nama Kerajaan Panjalu yang besar dan sejarahnya terkenal hingga sekarang.Selanjutnya ditetapkan surat Keputusan Bupati Kepada Derah Tingkat II Kediri tanggal 22 Januari 1985 nomor 82 tahun 1985 tentang hari jadi Kediri, yang pasal 1 berbunyi " Tanggal 25 Maret 804 Masehi ditetapkan menjadi Hari Jadi Kediri.

Sumber : http://kedirikab.go.id/?option=com_content&do_pdf=1&id=93

Sejarah UM


Gambar diambil dari google

UM berasal dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan, Prof. Mr. Muhammad Yamin pada tanggal 18 Oktober 1954 berdasarkan SK No. 38742/Kab tanggal 1 September 1954. Bersamaan itu pula ditugaskan Prof. Sutan Adam Bachtiar sebagai Rektor PTPG Malang yang pertama.
Pada awal berdirinya, PTPG Malang mempunyai 5 jurusan. Jurusan perintis ini meliputi jurusan:
  1. Bahasa dan Sastra Indonesia
  2. Bahasa dan Sastra Inggris
  3. Sejarah dan Budaya
  4. Ilmu Ekonomi
  5. Pasti Alam
Perkuliahan diselenggarakan di gedung SMA Alun-alun Bunder. Setahun kemudian, tepatnya sejak tanggal 20 Juni 1955, PTPG memiliki gedung sendiri yang semula adalah "Hotel Splendid" di Jl. Tumapel 1, Malang.
Pada tanggal 10 Nopember 1954, didirikan suatu universitas baru di Jatim yaitu Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya. Sebagai konsekuensinya, berdasarkan PP No. 71 Tahun 1958 PTPG secara formal berubah status dan namanya menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unair.
Pada tahun 1958, atas jasa bapak Sarjono mantan Walikota Malang, lembaga ini mendapatkan sebidang tanah, yang kemudian dibangun kompleks kampus yang berada di Jl. Semarang 5 Malang.
Pada masa awalnya lembaga ini sangat memerlukan bantuan dari pihak luar untuk melengkapi sarana dan prasarananya. Sumbangan yang patut dicatat pada masa itu antara lain dari:
  1. Ford Foundation yang berupa:
    1. Beasiswa pengiriman dosen ke luar negeri
    2. Beberapa fasilitas laboratorium
    3. Buku perpustakaan
  2. Pemerintah Jepang melalui Colombo Plan
  3. Sie Twam Tjing (Samsi), pemilik pabrik rokok Bentoel Malang, yang memberikan bantuan kafetaria modern pada waktu itu
Pada tanggal 3 Januari 1963, keluar Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No. 35 Tahun 1964 yang menetapkan bahwa IKIP Malang memiliki cabang-cabang sebagai berikut:
  1. Di Surabaya (berasal dari cabang FKIP Universitas Airlangga)
  2. Di Madiun (berasal dari Cabang FKIP Universitas Airlangga)
  3. Di Singaraja (dari FKIP Universitas Udayana)
  4. Di Kupang/Endeh (dari FKIP Universitas Nusa Cendana)
Pada hari Selasa, 20 Mei 1964 bertempat di gedung SKMAN Malang dilangsungkan upacara peresmian IKIP Malang yang berarti pula terlepas dari Unair.
Dari hasil reorganisasi, IKIP MALANG memiliki 4 fakultas yang meliputi:
  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
  2. Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS)
  3. Fakultas keguruan Ilmu Sosial (FKIS)
  4. Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta (FKIE)
Sedangkan Fakultas Keguruan Tehnik (FKT) lahir setelah satu tahun reorganisasi. Selanjutnya nama dan istilah fakultas yang ada diadakan penyesuaian secara nasional pada tahun 1982. FIP tidak mengalami perubahan, FKSS menjadi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), FKIS menjadi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), FKIE menjadi Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), dan FKT menjadi Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK).
Pada tanggal 23 Maret 1968 beberapa fakultas cabang IKIP MALANG diserahterimakan kepada induknya yang baru. Cabang Jember diserahkan kepada Universitas Jember. Cabang Singaraja kepada Universitas Udayana. Cabang Kupang dan Endeh kepada Universitas Nusa Cendana. Cabang Surabaya pada akhirnya berdiri sendiri menjadi IKIP Surabaya (sekarang Universitas Negeri Surabaya).
Dari segi akademis, PTPG memulai penyelenggaraan pendidikan dari jenjang "bakaloreat" (Sarjana Muda) dengan waktu studi 3 tahun. Kemudian pada tahun 1959 mulai dibuka jenjang lanjutan "Doktoral" atau Acarya (Sarjana) dengan masa studi 2 tahun. Setelah beberapa tahun melalui tahap konsolidasi, akhirnya pada tahun 1968 dibuka program "post sarjana" (program Doktor) dengan jurusan kependidikan sebagai jurusan pertama. Selanjutnya pada tahun 1982 program ini disempurnakan menjadi Fakultas Pascasarjana yang terdiri dari program Magister (S2) dan program Doktor (S3). Pada tahun 1990, nama Fakultas Pascasarjana diubah menjadi Program Pascasarjana (PPS).
Pada tahun 1992 program D2 PGSD diubah statusnya menjadi program studi baru di bawah naungan FIP, yaitu program Diploma 2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pada tahun 1993 berdiri 2 program studi baru, yaitu:
  1. Program Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Dasar di FPBS
  2. Program Sarjana Pendidikan Matematika Sekolah Dasar di FPMIPA
Dan pada tahun 1994 berdiri 6 program studi baru, yaitu:
  1. Diploma 1 Pendidikan Teknik Listrik
  2. Diploma 1 Pendidikan Teknik Otomotif
  3. Diploma 3 Pendidikan Keterampilan Kelistrikan
  4. Diploma 3 Pendidikan Keterampilan Otomotif
  5. Diploma 3 Pendidikan Keterampilan Pengerjaan Logam
  6. Diploma 3 Pendidikan Keterampilan Bangunan di FPTK
Pada semester genap tahun 1994/1995, PPS membuka 2 program studi baru, yaitu:
  1. Program Magister Pendidikan Matematika
  2. Program Magister Pendidikan Kimia
Pada tahun 1998/1999 UM telah menerima mahasiswa baru untuk 14 program studi baru nonkependidikan, terdiri atas:
  1. 7 program Sarjana, yaitu:
    1. Matematika
    2. Fisika
    3. Kimia
    4. Biologi
    5. Bahasa dan Sastra Indonesia
    6. Bahasa dan Sastra Inggris
    7. Desain Komunikasi Visual (DKV)
  2. 7 program Diploma 3 yaitu:
    1. Bahasa Inggris untuk Dunia Usaha (English for Business)
    2. Teknik Mesin
    3. Teknik Sipil dan Bangunan
    4. Teknik Elektronika
    5. Teknik Elektro
    6. Tata Boga
    7. Tata Busana
Tahun 1999/ 2000 membuka 6 program studi baru, terdiri atas:
  1. 4 program studi nonkependidikan, yaitu:
    1. Ilmu Keolahragaan (S1)
    2. Manajemen (S1)
    3. Manajemen Pemasaran (D3)
    4. Akuntansi (D3)
  2. 2 program studi kependidikan, yaitu:
    1. Pendidikan Bahasa Jerman (S1)
    2. Pendidikan Seni Tari (S1)
Tahun 2000/2001 membuka 1 program studi baru nonkependidikan, yaitu Psikologi (S1); dan tahun 2004/2005 membuka program studi nonkependidikan Ilmu Sejarah dan 1 program studi kependidikan yaitu PGSD(S1), tahun 2005/2006 membuka 2 program studi nonkependidikan yaitu Akuntansi (S1) dan Ekonomi dan Studi Pembangunan; tahun 2006/2007 membuka 1 program studi kependidikan yaitu Pendidikan Teknik Otomotif (S1), 2006/2007 membuka 1 program studi kependidikan yaitu Pendidikan Kejuruan (S2), tahun 2007/2008 membuka 3 program studi kependidikan yaitu Pendidikan Teknik Informatika (S1), Pendidikan Tata Boga (S1), dan Pendidikan Tata Busana (S1); tahun 2008/2009 membuka 3 program studi PG PAUD (S1), Game Animasi (D3), Pendidikan Teknik Elektro (S1), dan mendirikan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK); tahun 2009/2010 mendirikan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), membuka program studi Pendidikan Luar Biasa (S1), Perpustakaan (D3)), Pendidikan Dasar (S2), Pendidikan Matematika (S3)); tahun 2010/2011 membuka program studi Pendidikan Fisika (S2), Pendidikan Geografi (S3), Pendidikan Matematika (S3);tahun 2011/2012 membuka prodi Pendidikan Kejuruan (S3), Pendidikan Bahasa Mandarin (S1), dan Teknik Sipil (S1); tahun 2011/2012 membuka prodi Pendidikan IPA (S1), Pendidikan IPS (S1), Pendidikan Kepelatihan Olahraga (S1), Manajemen (S2), Bisnis Manajemen (S2), dan Mendirikan Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi).
Berdasarkan SK Presiden RI No. 93 Tahun 1999 menetapkan bahwa IKIP MALANG berubah menjadiUniversitas Negeri Malang (UM) dan berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 143/DIKTI/Kep/ 2000, dan Surat Dirjen Dikti No. 58/E/C/2012, UM mempunyai 8 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Sastra (FS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi (FE), dan Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi), serta 1 Program Pascasarjana (PPS).
Selama kurun waktu hampir 57 tahun, UM telah beberapa kali mengalami estafet kepemimpinan. Para Rektor yang telah berjasa untuk memimpin UM mulai awal berdiri-nya sampai sekarang ialah:
  1. Prof. H. S. Adam Bachtiar, 1954-1958
  2. Prof. Kuntjoro Purbopranoto, S.H., 1958-1963
  3. Prof. Dr. D. Dwidjo Seputro, M.Sc., 1963-1966
  4. Prof. Dr. Eri Soedewo, Juli - September 1966
  5. Prof. H. Darji Darmodihardjo, S.H., 1966-1970
  6. Prof. Dr. H. Samsuri, 1970-1974
  7. Prof. Drs. H. Rosjidan, M.A., 1974-1978
  8. Prof. Drs. H. M. A. Icksan, 1978-1982 dan 1982-1986
  9. H. Mas Hadi Soeparto, M.Sc., 1986-1990 dan 1990-Januari 1995
  10. Prof. Dr. H. Nuril Huda, M.A., Januari 1995-1999 dan 1999-16 Juli 2001 (wafat dalam masa tugas)
  11. Prof. Drs. H. M. Saleh Marzuki, M.Ed. (Pj. Rektor), 23 Juli 2001- 6 April 2002
  12. Prof. Dr. H. Imam Syafi'ie, 6 April 2002-8 November 2006
  13. Prof. Dr. H. Suparno, 9 November 2006-sekarang
Sumber : http://www.um.ac.id/profile/sejarah/

Sejarah Universitas Brawijaya





Nama Universitas Brawijaya (disingkat UB) diresmikan sebagai Universitas Negeri pada tahun 1963. Saat ini UB merupakan salah satu universitas negeri yang terkemuka di Indonesia yang mempunyai jumlah mahasiswa lebih dari 30 ribu orang dari berbagai strata. Jumlah tersebut meliputi program Diploma, Sarjana, Magister, Doktor dan Spesialis yang tersebar dalam 12 fakultas dan dua program pendidikan.


Kampus UB berada di kota Malang Jawa Timur, dengan lokasi yang mudah terjangkau oleh kendaraan umum. Kampusnya sangat asri karena banyaknya pepohonan dan ditunjang oleh hawa sejuk kota Malang. Sejarah membuktikan keberadaan Kota Malang sebagai kota pendidikan tempat UB tumbuh dan berkembang pesat. Ini tidak terjadi dengan sendirinya tapi seakan merupakan proses sejarah yang tidak terpisahkan dari kejayaan Jawa Timur di masa lampau.


Nama Universitas Brawijaya diberikan oleh Presiden Republik Indonesia melalui kawat nomor 258/K/61 tanggal 11 Juli 1961. Nama ini berasal dari gelar Raja-Raja Majapahit yang merupakan kerajaan besar di Indonesia pada abad 12 sampai 15. Universitas Brawijaya dinegerikan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 196 tahun 1963 dan berlaku sejak 5 Januari 1963. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari lahir (Dies Natalis) Universitas Brawijaya.Perjalanan Universitas Brawijaya sebelum dinegerikan diawali pada tahun 1957 di Malang berdiri cabang Universitas Sawerigading Makassar yang hanya terdiri dari dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi. Kemudian pada tanggal 1 Juli 1960 diganti namanya menjadi Universitas Kotapraja Malang. Dibawah naungan Universitas tersebut beberapa bulan berikutnya terdapat tambahan dua fakultas yaitu Fakultas Administrasi Niaga (FAN) dan Fakultas Pertanian (FP). Universitas Kotapraja Malang inilah yang kemudian diganti namanya menjadi Universitas Brawijaya.

Pada saat dinegerikan, Universitas Brawijaya hanya mempunyai 5 fakultas yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ketatanegraan dan Ketataniagaan (FKK merupakan perluasan dari FAN dan saat ini namanya adalah Fakultas Ilmu Administrasi - FIA), Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (FKHP). FKHP kemudian dipecah menjadi dua fakultas pada tahun 1973, yaitu Fakultas Peternakan (FPt) yang berada di Universitas Brawijaya dan Fakultas Kedokteran Hewan yang berada dibawah naungan Universitas Airlangga. Fakultas Teknik (FT) berdiri tahun 1963 berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP nomor 167 tahun 1963 tertanggal 23 Oktober 1963.

Berdasarkan SK Presiden Nomor 59 tahun 1982 tanggal 7 September 1982 tentang struktur organisasi Universitas Brawijaya, Fakultas Perikanan (FPi) menjadi fakultas tersendiri karena sejak tahun 1977 digabung menjadi satu dengan Fakultas Peternakan dengan nama Fakultas Peternakan dan Perikanan. Sebagai catatan bahwa Fakultas Perikanan telah berdiri sejak tahun 1963 di Probolinggo yang merupakan Jurusan dari FKHP Universitas Brawijaya. Fakultas Kedokteran (FK) secara resmi berada di bawah Universitas Brawijaya sejak tahun 1974 setelah sejak berdirinya tahun 1963 dibawah Yayasan Perguruan Tinggi Jawa Timur. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), diresmikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0371/O/1993 tanggal 21 Oktober 1993. Universitas Brawijaya menambah satu lagi fakultas yaitu Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) yang merupakan peningkatan satus dari Jurusan Teknologi Pertanian yang sebelumnya berada di Fakultas Pertanian. 

Lagu Hymne Brawijaya diciptakan oleh seorang mahasiswa FKHP Yanardhana pada tahun 1963, sedangkan Mars Universitas Brawijaya diciptakan oleh Lilik Sugiarto tahun 1996. Kedua lagu ini masih digunakan sampai sekarang.

Saat ini Universitas Brawijaya dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito yang dibantu oleh Pembantu Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Bambang Suharto, MS., Pembantu Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Warkum Sumitro, SH., MH., dan Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ir. H.R.B. Ainurrasjid, MS.

Sumber : http://www.ub.ac.id/id/tentang_ub/sejarah_dan_visi_misi/sejarah.html
 

Sejarah POLINEMA


Politeknik Negeri Malang, awalnya bernama Program Pendidikan Diploma Bidang Teknik, Universitas Brawijaya, dibuka berdasarkan Surat Keputusan Dirjen DIKTI, MENDIKBUD No. 03/DJ/Kep/1979, didirikan oleh Pemerintah Indonesia melalui dana Bank Dunia dengan Tenaga Ahli dari Swiss. Pada tahun 1982, Susunan Organisasinya diatur melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 59 Tahun 1982, bernama Fakultas Non Gelar Teknologi, Universitas Brawijaya dan mulai menerima mahasiswa angkatan I melalui 4 (empat) jurusan, yaitu Jurusan Teknik Elektronika, Jurusan Teknik Listrik, Jurusan Teknik Mesin, dan Jurusan Teknik Sipil.
Pada tahun 1986 dibuka Jurusan Teknik Telekomunikasi, Jurusan Akuntansi, dan Jurusan Administrasi Niaga. Jurusan Akuntansi dan Jurusan Administrasi Niaga mendapatkan bantuan dariThe Australian Project dengan Tenaga Ahli dari Australia. Kemudian pada tahun 1987 dibuka Jurusan Teknik Kimia.
Melalui Surat Keputusan MENDIKBUD No. 0313/O/1991 tentang Penataan Politeknik dalam lingkungan Universitas dan Institut Negeri, maka Politeknik Malang ditetapkan sebagai institusi yang berada di lingkungan Universitas Brawijaya dan bernama Politeknik Universitas Brawijaya yang menyelenggarakan program pendidikan Diploma III (D-III) dengan 6 (enam) Jurusan:
1)     Jurusan Teknik Sipil, Program Studi Konstruksi Gedung dan Program Studi Konstruksi Sipil;
2)     Jurusan Teknik Mesin, Program Studi Teknik Mesin;
3)     Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Teknik Listrik, Program Studi Teknik Elektronika, dan Program Studi Teknik Telekomunikasi;
4)     Jurusan Teknik Kimia, Program Studi Teknik Kimia;
5)     Jurusan Akuntansi, Program Studi Akuntansi;
6)     Jurusan Administrasi Niaga, Program Studi Kesekretariatan dan Administrasi Perkantoran.
Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan MENDIKNAS No. 147/O/2004, Politeknik Universitas Brawijaya telah memperoleh status kemandirian dengan nama menjadi Politeknik Negeri Malang (POLINEMA).
Guna memenuhi kebutuhan stake holders, sejak tahun 2004 telah dikembangkan Program Studi baik Program Diploma III (D-III) maupun Program Diploma IV (D-IV) seperti berikut:
TahunJurusanProgram StudiSurat Ijin Dirjen DIKTI
2004Teknik SipilD-IV Manajemen Rekayasa KonstruksiNo: 3803/D/T/2004
2005Teknik ElektroD-III Manajemen InformatikaNo: 2001/D/T/2005
2005Teknik MesinD-IV Teknik Otomotif ElektronikNo: 2964/D/T/2005
2006Teknik ElektroD-IV Sistem KelistrikanNo: 1920/D/T/2006
2006AkuntansiD-IV Akuntansi ManajemenNo: 2690/D/T/2006
2006Administrasi NiagaD-IV PemasaranNo: 3414/D/T/2006
2009Teknik ElektroD-IV Teknik ElektronikaNo: 1522/D/T/2009
2009Teknik ElektroD-IV Teknik Jaringan Telekomunikasi DigitalNo: 4679/D/T/2009
2010Teknik ElektroD-IV Teknik InformatikaNo: 50/D/O/2010


Sumber : http://www.poltek-malang.ac.id/sekilas/sejarah-singkat/

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls